Minggu, 30 September 2012

♥♥ Renungan Tuk kITA♥♥


♥♥ Jika kau merasa lelah dengan semua yang ada dihadapanmu,harusnya kaupun tahu bahwa semua orangpun lelah dengan kehidupannya.Tapi kau tahu mengapa mereka bisa bangkit kembali setelah kelelahan yang be
rtubi-tubi,karena mereka beristirahat..

♥♥
Beristirahat untuk sejenak berfikir..
Beristirahat untuk sejenak merenung.
Mengingat semua yang sudah terjadi dalam hidup..
Untuk sekedar menghitung berapa lama waktu yang tlah terlewat dalam hidup..
Sejenak menghitung seluruh nikmat yang tlah ALLAH berikan pada diri..
Sejenak berhenti tuk mengeluhkan kelelahan diri..
Sejenak melihat kehidupan orang lain yang tak seberuntung kita.

♥♥
Merenung dan merenung jauh ke dalam hati,..
Mengerti arti sebuah kesyukuran dalam diri..
Mengingatkan akan waktu yang kita tak tahu berapa lama lagi yang masih kita miliki,.
Ya itulah yang harus kita pikirkan lagi..

♥♥
Alasan apa yang membuat kita terus mengeluh?
Karena kelelahan hidup itu adalah berusaha mencapai yang terbaik dan segala yang terbaik itu tidak didapatkan dengan cara yang mudah tapi perlu pengorbanan untuk mendapatkannya.Namun ingatlah satu tujuan kita yang paling utama diciptakannya kita adalah untuk beribadah

UNTUKMU Kaum ADAM

... BACALAH INI SEBELUM ANDA MEMPERMAINKAN WANITA ...

Bismillahir-Rahmanir-Rahim ... "Cemburu merupakan sebagian dari iman. Mempermainkan (wanita) merupakan sebagian dari nifak" (HR. Ad Dailami).

Wanita, makhluk paling ajaib yang diciptakan dari tulang rusuk pria ini merupakan ujian terbesar bagi kaum pria.

Wanita, bisa menjadi nikmat yang mampu mengantar pria pada surga dunia dan surga akhirat
, pun wanita bisa menjadi bala yang menjerumuskan pria ke neraka dunia dan neraka akhirat.

Kebaikan wanita bisa menegakkan negara, namun keburukannya dapat menghancurkan negara. Daya dan gaya tarik apapun tak ada yang mampu menandingi daya dan gaya tarik wanita.

Itulah salah satu sebab mengapa Allah mengiming–imingi hamba–hambaNya dengan surga yang didalamnya dihadirkan wanita–wanita cantik. Sebab jika sudah berurusan dengan wanita, apapun bisa dilakukan pria, bahkan berkorban nyawa sekalipun.

Tapi dibalik kesuper poweran wanita itu ada sebuah kelemahan [yang sering dimanfaatkan pria], wanita ternyata gampang dibohongi (iya kan?).

Pria, makhluk yang [merasa] punya banyak cinta, sebagiannya selalu tertantang untuk menaklukkan banyak wanita. Pria sanggup memacari banyak wanita sekaligus dalam satu waktu. Dan itu menjadi kebanggaan bagi dirinya.

Hmm, memang pria mana sih yang tidak bangga bila bisa menaklukkan banyak wanita dalam satu waktu pula. Dia akan disebut sebagai pria hebat, lelaki jagoan dan tentu saja banyak yang merasa iri. Semakin banggalah dia dengan prestasi yang membuatnya menjadi titik mata tersebut.

Jumat, 28 September 2012

ANALISA TRINITAS



Assalamu'alaykum Wr. Wb.
Telah umum dalam pemahaman orang-orang Kristen bahwa Tuhan dikonsepkan menjadi 3 oknum, yaitu : Tuhan Bapa (God the Father), Tuhan anak (Jesus the Christ) dan Tuhan Roh Kudus (The Holy Spirit); Dan ketiga-tiga oknum ini didalam keyakinan mereka merupakan sehakikat dan satu dalam kesatuannya.
Adanya kehadiran Jesus yang disebut sebagai Tuhan anak (The Son of God) didalam salah satu unsur ke-Tuhanan Kristen, tidak hanya dipandang sebagai kiasan (metafora), namun lebih cenderung dalam arti yang sebenarnya. Oleh karena perkataan Tuhan anak disini digunakan dalam arti yang sebenarnya, maka perkataan Tuhan Bapa disini seharusnya juga digunakan pula dalam arti "Bapa" yang sesungguhnya, sebab dengan demikian pemahaman ini menjadi benar.
Namun hal ini akan menjadikan suatu hal yang mustahil untuk dapat diterima oleh akal sehat !
Karena diri "anak" yang sebenarnya dari sesuatu, adalah mustahil akan memiliki suatu zat dengan diri sang "Bapa" yang sesungguhnya dari sesuatu itu juga.
Sebab pada ketika "zat" yang satu itu disebut anak, tidak dapat ketika itu juga "zat" yang satu ini disebut sebagai Bapa. Begitupula sebaliknya, yaitu pada ketika zat yang satu itu disebut sebagai Bapa, tidak dapat ketika itu kita sebut zat yang sama ini sebagai anak dari Bapa itu.