Pergantian tahun baru masehi selalu disambut meriah oleh
banyak kalangan,Bahkan event-event besar pun khusus dilaksanakan untuk merayakan pergantian tahun.
Langit yang pekat memancarkan kilauan warna warni, lalu setelahnya meninggalkan asap sampah
Yang menyesakkan langit.
Suara riuh rendah manusia bergemuruh bersamaan dengan letusan petasan yang memekakkan telinga.
DUNIA sedang berpesta...
Dibalik euforia pergantian tahun yang melenakan,
telah menanti sebuah peristiwa yang kelak membuat manusia ketakutan.
Hari ini kita bisa dengan gembiranya meniupkan terompet,
Meledakkan petasan dan membakar kembang ap,i
Tapi ingatlah bahwa kelak akan tiba masanya
ISRAFIL meniupkan
terompetnya, hingga menghancurkan pendengaran.
Terjadi ledakan dan guncangan yang amat sangat dahsyat
Mengakhiri seluruh kehidupan di dunia ini..
Lalu SAMBUTAN yang kita lakukan hari ini, adakah bermanfaat?
Sahabat,
Pergantian tahun ini sesungguhnya adalah momentum yang memperingatkan kita
Bahwa WAKTU KITA SEMAKIN BERKURANG.
Pergantian tahun mestinya membuat kita sedikit diam dan takut,
Takut jika saja amal kita tak cukup untuk kebahagiaan Akhirat,
Takut jika WAKTU KITA TIBA dan kita dalam keadaan “Kekurangan”.
Dan mestinya membuat kita SADAR,
Bahwa harusnya kita mempersiapkan diri,
Memperbanyak amalan-amalan baik,
Meminimalisir aktivtas aktivitas yang kurang bermanfaat,
Menjauhi aktifitas yang melenakan kita,
HARI INI AMAL TANPA HISAB, dan ESOK ADALAH HISAB TANPA AMAL
Dipenghujung Tahun, mari kita berdoa agar Allah berkenan
Menjadikan kita manusia yang lebih berkualitas,
Mari kita merefleksikan apa yang telah kita capai hari ini,
Memaksimalkan potensi dan memperbaiki kesalahan yang telah lalu,
Siapkan diri menyongsong hari esok untuk lebih baik!
WAKTU tak akan kembali,
WAKTU akan terus berjalan,
Tanpa peduli keadaanmu,
Maka pergunakanlah waktumu sebaik mungkin
Rancang keidupanmu,,, karena kata senior
GAGAL MERENCANAKAN BERARTI KITA MERENCANAKAN KEGAGALAN
Parepare, 31 Desember 2014/ 13.34 WITA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar