Selasa, 30 Desember 2014

PERINGATAN DIBALIK PERGANTIAN TAHUN

Pergantian tahun baru masehi selalu disambut meriah oleh banyak kalangan,
Bahkan event-event besar pun khusus dilaksanakan untuk merayakan pergantian tahun.
Langit yang pekat memancarkan kilauan warna warni, lalu setelahnya meninggalkan asap sampah
Yang menyesakkan langit.
Suara riuh rendah manusia bergemuruh bersamaan dengan letusan petasan yang memekakkan telinga.
DUNIA sedang berpesta...
Dibalik euforia pergantian tahun yang melenakan,
telah menanti sebuah peristiwa yang kelak membuat manusia ketakutan.
Hari ini kita bisa dengan gembiranya meniupkan terompet,
Meledakkan petasan dan membakar kembang ap,i
Tapi ingatlah bahwa kelak akan tiba masanya
ISRAFIL meniupkan

Minggu, 30 November 2014

Renungan waktu

Waktu trus brlalu...
Detik, menit , jam , hari, minggu, bulan dan tahun
silih berganti mengantarkan kita semkin jauh dalam lorong kehidupan
mendekatkan kita pada jurang kematian...
Waktu tak bisa kita hentikan,
dan waktu tak bisa kita kembalikan
dalam euforia kehidupan
ada yang terlena hingga lupa diri
tanpa mereka sadari bahwa Satu persatu manusia akan beranjak dari bumi
Tak peduli mereka siap atau tidak, berbekal atau tidak..
Jika tiba masaku ataupun masamu
Maka tak ada yang bisa dilakukakan....
Pisahnya Ruh dan jasad itu adalah sebuah kepastian
Perjumpaan dengan Hakim Kehidupan takkan bisa dihindari..
Lalu apakah anda sudah siap menghadapi semuanya??

** NRaz-BeginOfDecember*

Sabtu, 29 November 2014

Bidik Aktivitas PD Aisyiah Kota Parepare

Parepare (29/11),Majelis Pendidikan Kader Pimpinan Daerah Aisyiah Kota Parepare menggelar Baitul Arqam dan Pelatihan Mubhallighah untuk peingktn kualitas Kader. Dalam sambutannya, Ketua Umum Pimpinan Daerah Aisyiah Kota Parepare ibu Hj.A.Hikmah Azis menyerukan kepada seluruh kader untuk memiliki komitmen dengan penuh kesadaran dalam mengaktualisasikan dakwah dan tajdid yang lebih maju.Kegiatan ini di buka secr resmi oleh Ketua PD Muhammadiyah Kota Parepare digedung Aisyiah. Peserta sebanyak 38 orang berasal dari ortom utusan2 TK dan Sekolah Muhammadiyah beserta pengurus aisyiah tingkt daerah maupun cabang serta ranting. Kegiatan ini berlangsung hingga 30 November 2014. (NRaz/Aisyiah)

Jumat, 28 November 2014

PENJAJAHAN MODEREN SEMAKIN NYATA

"Hukum besi sebuah perubahan menunjukkan tidak ada bangsa yang kembali ke masa lampau, selalu bergerak ke masa depan. Kehidupan modern dengan corak modern-industri merupakan keniscayaan dalam peradaban bangsa-bangsa saat ini dan ke depan. persoalannya ada bangsa yang larut dalam modernitas itu, menjadi objek, dan menjadi korban kemoderenan, Ada bangsa-bangsa yang menjadi pelaku perubahan dan menjadi kekuatan hegemoni atau penguasa di atas gerak laju modernitas, serta menjadikan modernitas sebagai panglima karena merasa sebagai bagian dari anak kandung yang sah dari peradabannya, Ada pula yang mengambil jarak, melakukan seleksi, dan kemudian menampilkan alternatif dari modernitas yang niscaya itu. semua berpeluang pada kemampuan dan alam pikiran bangsa-bangsa itu dalam menghadapi kehidupan pasca-modern yang kompleks itu" ~DR. Haedar Nasir *Buku:Muhammadiyah Abad Kedua

Pernyataan diatas memang benar, masa lalu mustahil untuk kembali namun adalah sebuah keniscayaan akan hadir dalam kemasan yang baru dan lebih terorganisir. Dari situasional kebangsaan kita ditengah arus globalisasi hari ini mestinya membuat kita lebih banyak belajar lagi, lebih peka terhadap kenikmatan-kenikmatan yang menggiurkan dari era modernitas, mengamunisi diri lewat membaca buku dan tanda-tanda agar kita mampu bergerak, menggalang kekuatan dan melawan. Dari buku yang saya baca, saya menarik kesimpulan bahwa era post-modernisme telah bergerak menghampiri dan menyorot Indonesia, harusnya kita

Selasa, 25 November 2014

"IMM PEDULI" Menggalang bantuan untuk korban Bencana Alam Kab. Sidrap


"salah satu sudut lokasi bencana"

Parepare (Selasa, 25/11)Serangan angin puting beliung yang merusak sedikitnya 300 rumah di Kanyuara dan Empaga’e Kabupaten Sidrap (Sabtu, 22/11) menuai aksi simpatik dari berbagai kalangan termasuk beberapa elemen mahasiswa, diantaranya adalah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Parepare. Aksi penggalangan bantuan untuk para korban bencana alam dengan tajuk “IMM Peduli” dilakukan di beberapa titik di Kota Parepare, diantaranya perbatasan Kota Parepare-Pinrang, jalan poros Parepare-Makassar, jalan poros Parepare-Sidrap, Monumen 40.000 Jiwa,  pasar Senggol dan sekitarnya. “Kami melakukan penggalangan bantuan

Selasa, 18 November 2014

BBM OH BBM

19 November 2014. Layar Kaca masih asyik dgn liputan aksi penolakan BBMnya dan kawan2 mahasiswa di mkassar lbih sering muncul yg jg bentrok dgn masyarakat :)
Opini2 pemirsa baik lewat medsos maupun diskusi2 sibuk mnyalahkan dan mnyudutkan gerakan Mahasiswa... mirisnya tdk sedikit mahasiswa yg 'celoteh' demikian.. bukan mmbenarkan anarkisme yg terjadi, bukan membela mahasiswa maupun masyarakat.. hrusnya kita mahasiswa dan masyarakat bersatu mngawal kbijakan yg tdk pro-rakyat.. bukankah masyarakat jg bnyak yg ngeluh akibat knaikan BBM?? KITA INI ADALAH RAKYAT YANG SEDANG TERCEKIK AKIBAT KEBIJAKAN PEMERINTAH YANG ANEHHH.. coba pikir baik2 APBN 2014 tlah dtetpk 105 AS Dolar / barel, dan saat ini minyak dunia trun drastis berkisar 75 AS Dolar/ Barel jauh dr APBN yg dttpkn kan ada biaya yg terhemt,, kalau bapak presiden trus2n mngatakn untjk pmbngunan Infrastrktur dan pmbngunan fisik ingin mncontoh negara2 lain, knp untuk persoalan BBM subsidi ini trllu dramatis knp tdk

Rabu, 29 Oktober 2014

Wanita di atas Sajadah

di Atas sajadahnya dia bersimpuh
Dia menanti di setiap sujudnya
Dia menangis menyebut sebuah nama di ujung do'anya
Dia tak berdaya akan perasaannya
namun Dia hanya mampu meminta dengan tengadahan tangannya

Seberapapun dia tersakiti
cintanya selalu lebih besar
seberapan langkahpun dia tertinggal
langkahnya lebih cepat untuk mengejar
Sebesar apapun dia dilukai
maafnya selalu lebih besar

Dia wanita yang menunggu di atas bentangan sajadahnya
untuk seorang yang kini amat dicintainya
Entah penantiannya akan berakhir atas nama Bahagia
ataukah mungkin atas nama Kesedihan
dia wanita yang tersedu di ujung malam
tak pernah berhenti meminta kepada-Nya
Tak pernah berputus asa berdoa
untuk sebuah kebahagiaan yang ia dambakan

Jika esok kenyataan tak seindah pintanya
doa terbaik akan tetap milik yang dicintainya


Dia wanita yang menunggu diatas bentangan sajadah
disudut malam penuh keheningan
dengan linangan air mata penuh harapan
masih menyebut sebuah nama
hingga mungkin tak tersisa nafas dalam kehidupannya

Jumat, 11 Juli 2014

Kursus Rumah Tangga :)



Ibu Hj.Erna Rasyid Taufan
(Istri Walikota Parepare) saat menyampaikan materi
Dalam rangka mewujudkan rumah tangga yang islami sesuai dengan syariat islam di Kota Parepare, Korps Muslimah Komite Perjuangan Penegakan Syariat Islam (Korps Muslimah KPPSI) Kota Parepare bekerjasama dengan Bidang IMMawati Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Parepare menggelar *Kursus Keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah* dengan tema kursus perdana “Peran Ibu dalam Mewujudkan Keluarga Berkah dengan Syariat Islam” (sabtu, 15 Ramadhan 1435 H / 12 Juli 2014 M) di Masjid Ashabul Kahfi Jl.Bukit Madani (Tegal,Red). Kegiatan ini bukan hanya diikuti oleh Ibu-Ibu rumah tangga tetapi juga para calon Ibu rumah tangga serta beberapa Bapak-Bapak kepala rumah tangga. Pada kursus perdana tersebut penyelenggara menghadirkan istri Bapak Walikota Parepare, Hj.Erna Rasyid Taufan,SE serta penulis buku DR.H.Lukman Djamaluddin,Lc,MA.


antusiasme peserta kursus saat penyampaian materi
Dalam pemaparannya, ibu Hj.Erna banyak bercerita tentang pengalamannya saat di didik dalam keluarganya dengan konsep islam dan juga pengalamannya dalam mendidik anak-anaknya dengan menerapkan apa yang pernah diajarkan orang tuanya sehingga berdampak luar biasa bagi dirinya dan anak-anaknya saat ini. “untuk mendidik anak-anak kita didalam rumah tangga, terlebih dahulu seorang ibu harus menjadi contoh karena seorang ibu adalah madrasah didalam rumah tangga” tukasnya. Sementara DR.Lukman menyampaikan materi dari sisi ketaatan dan kerjasama Istri dan Suami dalam mewujudkan Rumah tangga yang sakinah Mawaddah dan Warahmah. “Kuasai anak-anak kita sebelum mereka yang menguasai kita” pesan pak Lukman sebelum mengakhiri pembicaraannya.

Pose bersama pemateri dan peserta kursus

Kursus Keluarga Sakinan Mawaddah Warahmah selanjutnya direncanakan akan diselenggarakan pada tanggal 23 Ramadhan 1435 H / 20 Juli 2014 M dengan mengundang ibu-ibu di 22 Kelurahan yang ada di Kota Parepare. Untuk informasi tempat akan kami informasikan kembali.
Let's join with us soon, wujudkan keluarga yang harmonis dalam bingkai Islam!!(NRaz)

Rabu, 18 Juni 2014

PoemPuemPoom



Untukmu insan yang kurindu
Dalam dekapan Cinta karena-Nya
Benih cinta yang tumbuh adalah anugerah dari-Nya
Saat ia menyapa,adakah kita kuasa menolaknya?
            Untukmu jiwa yang kucinta karena-Nya
            Saat Cinta itu menyapa diriku lewat dirimu
            Tak banyak yang bisa ku perbuat
            Membiarkannya bergejolak di jiwaku
            Membungkamnya lewat diam dan jarak
            Adlah langkah yang harus ku tempuh
Ada cinta antara kita
Yang tak mesti kita luahkan lewat kebersamaan
Meski aku harus bernafas dengan sesak karenanya
Meski terasa sakit memendamnya
Tapi Janji Tuhan mampu mengikisnya
Bukankah kita mesti menunggu
Saat yang indah untuk mempertemukan cinta itu?
Wahai insan yang kucinta karena-Nya..
Aku rela ditikam oleh gejolak cinta ini
Dibunuh oleh cemburu yang memang belum pantas
semua itu karena kita mesti membawa cinta ini ke jalan-Nya
untukmu,aku selalu berdoa dan meminta kepada-Nya
kelak engkaulah sosok yang ditakdirkan untukku
dirimu,,,
selalu indah di jiwa dan hatiku
kau kukagumi meski tak ku ungkap
jika kelak takdir Tuhan tak seperti yang kuharapkan
kan ku ikhlaskan cintaku pergi bersama dirimu
meski itu akan sulit untuk ku lalui
            untukmu insan yang kupinta dalam sujudku
            lewat dirimu aku banyak belajar
            lewat dirimu aku mampu bersabar dan ikhlas
            lewat dirimu banyak hal yang tak bisa ku ungkap
            Tuhan mengirimmu untuk membuatku
            Semakin cinta kepada-Nya
            Bersabar dalam cinta
            Mencintai dalam diam....
Untukmu yang kurindu dalam dekapan cinta-Nya.......
Untukmu,,
Ya,,,hanya dirimu,,!!






Selasa, 14 Januari 2014

untukmu para Penyampai Risalah Nabi



untukmu kawan seperjuangan ,,
mash sadarkah kita bahwa kita berjuang untuk sesuatu yang suci dan mulia?
ingatkah bahwa dakwah artinya SALING MENGINGATKAN?
kita bersatu untuk menyampaikan Risalah Nabi
mengajak dan mengingatkan orang lain tentang kebaikan,,
kita berharap bahwa mereka bisa mngerti apa yang kita sampaikn hingga mampu mewujudkan dalam perbuatan,,

Kawanku,,,
kita mengingatkan orang lain,tapi terkadang kita sendiri lupa,,
maka di saat seperti inilah pentingnya kita untuk saling mengingatkan,,
agar kita tak terjebak dan menjadi tertawaan mereka yang pernah kita Ingatkan,,
bukan kita mesti takut ditertawakn mereka, tapi mestinya kita Takut pada Azab Ilahi,,

kawanku,,,
apapun yang kita perbuat memang tak ada hak orang lain mengaturnya
urusan kita bukan urusan orang lain..
namun apakah saat orang lain mengingatkan kita,kita menganggapnya mencampuri urusan kita?
kalaulah demikian,bukankah Rasulullah pun mengatur urusan orang lain?
kalaulah prinsip kita demikian,
maka apa gunanya Dakwah?
bukankah yang kita lakukan sia-sia?

sadarilah bahwa Kesalahan yang ditunjukkan orang lain kepada kita 
bisa jadi adalah sebuah kebenaran dari sisi lain yang tak kita sadari, 
lalu apa salahnya jika kita merenungkan dan instropeksi?
daripada harus berapologi membela diri
sementara realitas lebih jelas dari apologi kita?
jika kita mampu menyadarinya, maka proses perbaikan diri mestilah segera dimulai... 
ada baiknya kita mengakui kesalahan,,
Mengakui kesalahan tak akan menjatuhkan Harga diri,, 
sebaik-baik pengakuan adalah MEMULAI PROSES PERBAIKAN DIRI YANG KONSISTEN..

memang, berdakwah bukan untuk memaksa
tetapi membangun kesadaran,,
kalaulah bukan kita yang saling mengingatkan
lantas siapa?
kalau kita enggan untk diperingati
maka mengapa kita mesti memperingatkan orang lain?

#Instropkesi Untuk kita semua
*** 
kawanku,,,
disaat aku tersesat,,
tolong Ingatkan aku
jangan hanya membiarkanku pada jalan sesat itu
kalaupun kalian harus melukai perasaanku
agar aku bisa tersadar,,
maka lakukanlah...

Kupersembahkan lagu
SADARKAN AKU by Last Child.
maknanya mewakili diriku...

Minggu, 12 Januari 2014

Wahai Aktivis Dakwah...



Katanya kita membawa Misi Dakwah,
katanya kita sedang berjuang untuk kebenaran
katanya kita sedang beramar Ma’ruf Nahi Mungkar
Katanya kita berbuat untuk Islam,,,,,

Tapi sadarkah bahwa kita sedang mencoreng Misi Mulia itu
sadarkah kita berkoar-koar diatas mimbar kebenaran
lalu setelahnya kita sendiri melanggar apa yang kita serukan?
tak malukah dirimu pada mereka yang hari ini kau ceramahi
tentang kebenaran,tentang Cinta suci yang sesungguhnya
lantas esoknya dihadapan mereka kau menebar cinta yang Hina
hari ini kau menyampaikan tentang ketaatan kepada sang Khaliq
esoknya kau melenggak-lenggok dihadapan mereka layaknya manusia yang durhaka
hari ini kau ajarkan bagaimana berperangai sebagai Hamba
tapi setelahnya kau bertingkah dihadapan mereka
layaknya Binatang tanpa Akal!
bahkan lebih buruk dari binatang...
Kita memang sedang menyampaikan kebenaran
kebenaran akan kemunafikan..


Sadarkah wahai aktivis dakwah?
Dimana letak Misi Dakwahmu jika lisan tak sejalan dengan tingkahmu?
apakah kau mencoba mengajarkan Islam dengan cara-cara yang tidak islami?
apakah kau yakin Allah Ridha terhadap langkahmu?
sadarkah,,,
justru kita sedang mencoreng Islam yang kita perjuangkan.
Sungguh memalukan
kebenaran dan kebathilan bercampur dalam diri seorang
aktivis DAKWAH yang selalu menjadi sorotan..

Wahai kau,,,
coba selami dasar hatimu
masihkah ia seputih dulu,,
atau jangan-jangan dia telah keruh dan menghitam..

Wahai kau,,,
coba ingat Niat sucimu
coba ingat Kata-kata yang kau lontarkan
lalu tengoklah tingkahmu
lalu tanya hatimu
apakah itu pantas kau  lakukan?
Tak Takutkah kau pada Azab Tuhan?

Mungkin kita masih leluasa berapologi
membenarkan kesalahan-kesalahan kita dihadapan manusia
tapi kau tahu kan?
Allah Maha Tahu..

Wahai Aktivis Dakwah..
Buka Mata Hatimu
bersyahadatlah didalam hati,lisan dan perbuatanmu
semoga cahaya kembali menerangi
semoga Allah Mengampuni
dan berkenan membuka maaf-Nya
untuk Kita yang Munafik!!!!